Naksir Red Rose #secara tiba-tiba






Ini adalah kali pertamanya aku ke toko bunga selama aku tinggal di Jogja. Hari ini ada kesempatan yang mengharuskanku pergi ke sebuah toko bunga di daerah Kota Baru, Jogja. FYI : aku ga terlalu suka sama bunga, dan merasa sedikit tabu dengan fenomena cewek yang klepek-klepek kalo dikasi bunga sama seorang cowok (yang dicintai), that's why aku jarang ke toko bunga, entah membeli atau sekedar melihat-lihat. Tapi hari ini, sore ini entah kenapa dan kenapa aku takjub melihat warna warni bermacam bunga yang dipajang di sederetan toko bunga di tepi jalan. Yang paling mencolok mataku adalah segerombol warna ungu tua bunga aster yang disandingkan dengan aster putih bersih, indahnyaaaaaa. Lalu kuningnya bunga krisan yang segar dan cantik, dan pada akhirnya yang paling mencolok dan memikat hati, yang membuatku tak berhenti meliriknya adalah segerombol mawar merah yang diletakkan di sebuah ember hitam berisi air lebih dari setengahnya. Kuhampiri mawar itu, kuambil sekuntum mawar merah masih kuncup dan kucium baunya. Wanginya, merahnya, sontak memikat hati, entah kenapa seketika itu juga aku merasa aku jatuh cinta pada mawar merah. Beautiful, wonderful and powerful. Aku berniat untuk membelinya dan menaruhnya di kamarku, tapi tapi tapi, aku berpikir betapa mahal harganya, kukembalikan dia ke tempat semula, dan sampai pada saatnya aku mengetahui harga sekuntum mawar merah itu (bukan sedang menyanyi) adalah TIGA RIBU PERAK,kusahut kembali mawar terbaik dari dalam ember hitam tadi. Oooooooouh so beautiful, entah kenapa aku menjadi sangat menyukai bunga mawar merah ini. Aku berusaha merawatnya agar dia bisa bertahan seminggu lamanya. Mawar merah ini sangat indah terpajang di sudut kamarku, namun akan jauh lebih indah lagi bila mawar merah ini adalah pemberian seseorang :)

Share:

0 comments