Gadri Resto

Berawal dari sebuah perjalanan mencari makan siang tercetuslah sebuah nama tempat di sekitar kraton Yogyakarta yaitu Bale Raos, namun ketika kami tiba di sana restoran belum buka, berdasar arahan dari salah satu warga di sekitar Bale Raos kami pun menuju ke 

Gadri Resto.
Gadri Resto, sebuah resto yang kental dengan nuansa tradisional kraton Yogyakarta. Gadri Resto terletak di Jalan Rotowijayan no.5 sebelah barat kraton.  Resto ini menyajikan hidangan-hidangan yang disukai oleh raja Yogyakarta, berbagai jenis menu dari appetizer hingga desert ditawarkan oleh Gadri Resto dalam menu book yang indah seperti ini


Resto ini berada di pendopo dari kediaman Gusti Joyokusuman yang merupakan adik dari Hamengku Buwono kesepuluh. Memasuki resto anda akan merasakan suasana Jawa yang kental. Di sebelah gerbang terdapat gamelan nan indah yang rapi teratur, di pendopo tersebut tertata beberapa meja makan dengan penataan yang elegan. Di bagian kanan pendopo kita bisa menemukan seorang yang sedang membatik di tempat itu, kita bisa berfoto bahkan diajari membatik. Karena resto ini juga sekaligus galeri, maka bila masuk ke dalam lagi kita akan menemukan galeri dari koleksi-koleksi Gusti Joyokusuman, seperti pakaian khas kerajaan, pernak-pernik keraton, dan lain-lain.

Mahasiswa seperti kami bisa dibilang "nggaya" makan di sini, karena ini memang levelnya borjuis, pejabat, businessman, turis-turis asing dll, harga yang terbilang cukup mahal membuat kami merogoh kocek lebih dalam. Sebenarnya worth it sekali makanan disini, karena resto ini memang menjual suasana dan makanannya pun enak dengan porsinya yang mengenyangkan.
Beberapa menu yang kami pesan saat itu antara lain :

~ Nasi Blawong
Nasi Blawong ini merupakan menu khas Gadri Resto, cocok dipesan kalo hanya ingin sesekali mencoba makan di resto mewah ini. Hidangan ini terdiri dari nasi yang dimasak dengan rempah, kemudian terdapat lauk seperti daging potong, telur pindang, ayam seperti dibumbu kecap, dan peyek teri. Tak rugi jika memesan menu ini, karena selain khas dari Gadri Resto, rasanya pun enak dan mengenyangkan tentunya.
Harga : Rp 45.000,00.

~ Chicken Cordon Bleu
Selain masakan Jawa ada masakan Eropa yang coba dihadirkan oleh Gadri Resto, ini menandakan bahwa Gadri Resto tetap terbuka dengan kebudayaan dari luar Jawa dan tentunya menjadi opsi lain yang bisa ditawarkan untuk para turis asing yang tidak ingin makan masakan Indonesia. Hidangan ini sama seperti Chicken Cordon Bleu umumnya, satu minusnya : kurang keju, tapi campuran daging ayam dengan mayonaise dan potato wedges ketika di lidah terasa sangat lembut dan melt di lidah, dua kata untuk menu ini, mak nyus.
Harga : Rp 37.000,00

~ Sandwich (lupa namanya)
Begitu Sandwich ini turun ke meja, satu komentar : wah! Satu piring besar penuh dengan 3 buah sandwich yang ditata rapih dengan tambahan french fries di tengah piring membuat sandwich ini nampak special sekali. Isi sandwich sama seperti sandwich umumnya, yang membuat sandwich ini nikmat adalah mayonaise-nya yang begitu lembut, seperti mayonaise di Chicken Cordon Bleu.
Harga : Rp 29.000,00


~ Mocca Float
Ketika membaca menu, ekspetasi orang akan menu ini pasti biasa saja, hanya air bersirup mocca yang diberikan topping ice cream diatasnya. Begitu disajikan ternyata berbeda, minuman ini semakin segar karena bukan air biasa yang menjadi dasarnya, namun air soda yang diberi sirup mocca plus topping ice cream vanilla di atasnya. Sluuurp mantab!
Harga : Rp 29.000,00

Selain menu di atas, kami juga memesan Banana  Freeze yang memang super worth it, rasa pisang tidak terlalu kuat karena tercampur dengan rasa susu yang kental sehingga sangat mengenyangkan kalo hanya meminum segelas Banana Freeze ini. Bisa dibilang minuman ini mirip dengan Banana Smoothie.
Untuk anda yang ingin mencicipi hidangan kesukaan raja Yogyakarta silakan datang ke Gadri Resto dan nikmati suasananya.

Share:

2 comments