Quarter Life Crisis


Teringat sebuah obrolan bareng temen di sebuah cafe. Disitu kita ngebahas yang namanya "quarter life crisis". 

 The quarter-life crisis occurs shortly after a young person enters the "real world".
-Erik H. Erikson.-

Ya,krisis ini biasanya terjadi di kisaran usia 20-25an,biasanya sih dialami oleh banyak fresh graduate *curhat*. Krisis ini tu biasanya orang kayak bingung mau ngapain pasca lulus sembari nunggu dapet kerjaan,trus ngerasa kemampuan otak dan kesibukannya menurun drastis,jadi gak yakin sama kemampuan diri sendiri,dan don't know what to do selama nganggur,yaaa semacam separuh jiwa ilanglah,dari hectic masa2 kuliah tiba-tiba jleg berhenti,transisi jadi seseorang yang benar2 dewasa masuk ke the real world

Selain itu,biasanya juga mikirin masa depan terutama yang namanya j-o jo,d-o do,h..jodoh. Di usia ini udah gak jaman lagi mikirin pacaran tapi orientasinya udah milih suami/istri,mau nikah umur berapa,dll dan sebagai wanita nanti mau tetep kerja,jadi ibu rumah tangga atau wirausaha. Trus di pekerjaan nanti mau dibawa kemana jenjang karir kita nanti,mau jadi apa nanti selama bekerja,karna gak asik kalo cuma stuck di posisi itu itu saja,mendaki sedikit demi sedikit bisa melihat pemandangan yang lebih indah bukan?! Jadi di masa ini kita juga harus sudah menetapkan target kita selama bekerja nanti,achievement apa yg mau dicapai,you have to choose now. Itu adalah beberapa pikiran yang biasanya muncul selama quarter life crisis. Ngomong-ngomong masalah pekerjaan ni,saya dan teman saya setuju kalau passionlah yang bikin kita betah dengan pekerjaan. Why? Karena passion akan membuat kita mencintai pekerjaan kita,dan selalu bisa bekerja sepenuh hati. Percuma gaji besar, perusahaan besar kalau bukan passionnya pasti tidak akan betah lama. Lebih baik cari pekerjaan yg sesuai passion dengan gaji besar di perusahaan besar,itu baru mantab,haha. 

Ups sorry malah ngalor ngidul,dan menurut saya cara paling efektif untuk menghadapi quarter life crisis ini ya dengan memanfaatkan waktu super lowong kita untuk bersiap diri menjadi seorang yang siap kerja,futureready dan calon suami/istri yang siap berkeluarga tentunya,misal ni ikut seminar, workshop, bikin handicraft, belajar masak, browsing info tentang dunia kerja, baca buku, insyaAllah berkah, bismillah :)

Tags:

Share:

0 comments