#traveling Kawah Ratu, Lembang, Bandung

Weekend saya kali ini berbeda, tidak diisi dengan jalan-jalan di mall ibukota. Subuh saya sudah beranjak menuju ke stasiun Gambir untuk berkelana dengan kereta paling pagi dengan tujuan .... BANDUNG, yaa saya ingin hengkang sejenak dari "riuh"nya ibukota.
Kereta berangkat tepat waktu, pukul 5.15. Dalam perjalanan saya tak ingin melewatkan pemandangan alam indah yang saya lalui sepanjang perjalanan, bahkan saya sempat mengambil gambar saat kereta melintasi  Jembatan Cisomang
Setibanya di Bandung saya sudah disambut saudara saya dan kami langsung berangkat menuju ke .............
Tadaaaaaaaaaaaa.....


Kawah Ratu. Untuk menuju ke kawah indah yang berada di daerah Lembang ini membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Bandung. Setibanya di area parkir, kita akan langsung dihadapkan pada pagar yang membatasi antara area parkir dengan kawah, yup itu artinya begitu kita turun dari mobil indahnya pemandangan Kawah Ratu telah menyambut ramah di depan mata, sungguh pemandangan yang memukau. Cuaca cerah, sinar terik mentari dengan udara yang sejuk sungguh menambah indah lukisan alam Kawah Ratu.

Tidak puas hanya dengan mengabadikan gambar dari satu sisi, saya berjalan mengikuti jalan sepanjang pagar dan menikmati indahnya alam kawah ratu dari berbagai sisi dan tak lupa untuk berpose :)


Bangunan seperti monumen tempat adik saya berdiri sebenarnya adalah seismograf, seismograf tersebut berada di dalamnya dan digunakan untuk mendeteksi adanya getaran tanah yang mengindikasikan gempa.

 Saya berdiri di ujung batas kunjungan wisata.

Sudut lain kawah ratu

Eksis lagi.

Setelah puas mengitari kawasan Kawah Ratu dan juga berfoto-foto, kami memutuskan untuk menyelesaikan wisata ini, selain itu cuaca mulai panas karena matahari sudah di atas kepala. Untuk menuju ke area parkir kami mengambil jalan yang berbeda dan kami melewati area pasar wisata yang masih berada di dalam kawasan ini.

Jajaran kios dagangan souvenir di kanan kiri jalan.
Barang yang dijual di sini sangat variatif, mulai dari souvenir seharga 5000an, berbagai jenis topi, aksesoris,  sweater, syal, kaos, hingga makanan, minuman dll. Harga barang disini cukup terjangkau, bahkan bisa saya bilang malah lebih murah dari harga di Jakarta. Di pasar ini saya membeli vest rajut seharga 35rb, sweater wanita seharga 50rb dan sweater pria seharga 65rb, tentu saja harga ini bisa saya dapatkan setelah teknik tawar menawar saya berhasil ;P Murah bukan?! Untuk kaos dihargai sekitar 30rb rupiah.

Salah satu kios pedagang di pasar wisata Kawah Ratu
Di ujung jalan terdapat sekelompok seniman yang memainkan alat musik angklung, benar-benar paket wisata yang komplit :D

Pemusik angklung di kawasan Kawah Ratu
Sebenarnya selain kawah ratu ada kawah-kawah lain lagi yang bisa ditelusuri, namun saat itu karena saya bersama saudara-saudara dengan 2 anak kecil, mereka terlalu lelah untuk menelusuri kawah lainnya. Tak apalah, jika saya kembali lagi ke sini saya berniat akan menelusuri seluruh kawasan Kawah Ratu ini (kalau kuat,haha)
Okay,tak banyak yang dapat saya ceritakan di post kali ini, saya hanya bisa menyarankan : datanglah ke sini!
See you on the next post traveler, adios.


Travel tips :
#Bawalah masker berjaga2 jika kawah mengeluarkan banyak asap belerang
#Siapkan kacamata hitam agar tidak silau
#Hati-hati saat membeli buah kemasan pada pedagang lepas di sana (strawberry,raspberry,blueberry), beberapa buah yang kami beli diberi pemanis buatan (seperti dicelup kedalam air berpemanis buatan) untuk mengesankan bahwa buah tersebut manis

Share:

0 comments