Kuliner Taman Kencana Bogor

Masih lanjutan dari tulisan sebelumnya, kami akan mengisi perut ke daerah kuliner terkenal di Bogor, yap di Jalan Pangrango atau biasa disebut kawasan Taman Kencana. Untuk menuju kesana, kami naik angkot 08 A dari Pintu Masuk 3 Kebun Raya Bogor. Taman Kencana tak jauh dari kebun, hanya menempuh waktu sekitar 5 menit saja.
Kami menghentikan angkot di depan "KEDAI KITA", yap benar kami akan menyantap Pizza Kayu Bakar yang terkenal itu hehe. Kami datang di waktu yang "tepat" hampir semua kursi penuh, rame sekali, kami pun harus menunggu sejenak sebelum akhirnya mendapatkan kursi. Kami langsung memilih menu dan memesan Pizza Kayu Bakar BBQ Smoked Beef. Tak lama pesanan datang, tanpa basa basi, tanpa foto-foto kami langsung melahap pizza nya hingga habis. Benar kata orang-orang, pizza ini sangat lezat, keju mozarella melimpah di atas roti pizza yang tipis, benar-benar tak butuh waktu lama untuk menghabiskannya. Karna kami merasa masih lapar, kami pun memesan menu tambahan yaitu stromboli hawaiian, (maaf kalo terlihat rakus, haha).
Setelah kenyang kami melanjutkan mampir ke PIA Apple Pie yang ada di seberang Kedai Kita. Biscuit Pie menjual berbagai varian rasa pie, interior store ini pun sangat lucu dan membuat pelanggan betah untuk nongkrong disini. Saya pun membeli Biscuit Pie Nutella Hazelnut sebagai buah tangan.

Jalan Pangrango
Deretan cafe, tempat nongkrong di Jalan Pangrango



PIA apple pie store
sneak peek interior PIA apple pie
Selesai dari kedua tempat itu kami melanjutkan berjalan kaki menuju cafe Lasagna Gulung. Lokasi Lasagna Gulung tidak di Jalan Pangrango namun di Jalan Salak (tak jauh dari Jalan Pangrango, masih di kawasan Taman Kencana) tepatnya di belakang Macaroni Panggang (MP).
Kebetulan gerimis turun dan kami membutuhkan tempat berteduh, sebenarnya tak ada yang ingin makan lasagna karna perut kami benar-benar sudah penuh. Kami hanya memesan minuman dan sedikit camilan yaitu Uli bakar. Sebagai orang jawa saya tak tau apa itu "uli" dan begitu pesanan datang ternyata uli adalah jadah kalo orang jawa menyebutnya.
Uli Bakar dengan Sambal Oncom
Benar-benar perpaduan yang tepat, secangkir cappucino, uli bakar dan hujan. Saya sungguh menikmatinya, ditambah bercengkrama dengan kedua teman saya. 

Satu hal yang sukai dari kawasan ini, kawasan ini terdiri dari rumah-rumah kuno, namun berhasil mengubahnya diubah menjadi cafe-cafe cozy dan unik yang menghadirkan kuliner yang tidak sembarang. Salut.

Hujan sudah reda, kami memutuskan pulang, namun sebelumnya Kiky pergi ke store MP untuk membeli macaroni panggang.
Usai sudah kulineran kami, kami memutuskan untuk ke stasiun Bogor, untuk bisa mendapatkan angkot kami harus berjalan kaki menuju ke jalan utama, sekitar 10 menit jalan. Angkot untuk ke stasiun Bogor adalah angkot 08A. Dan kami pun beranjak kembali ke Jakarta menggunakan kereta pukul 16.37.
Kami pun pulang dengan perut super kenyang, alhamdulillah :)

Travel tips :
- PIA apple pie : pembayaran via card hanya bisa untuk bank BCA dan Mandiri dengan pembelian minimun 100rb, jadi sediakan uang cash di dompet anda kalo tidak memenuhi syarat itu
- Biscuit pie hanya tahan 1 minggu, dan 2 minggu bila di kulkas

Share:

2 comments