Wisata Kuliner Bogor

Good afternoon, good people!
Rasanya baru pertengahan April lalu ke Bogor, tapi awal Mei tepatnya 2 Mei 2015 saya ke Bogor lagi. Tujuan kali ini benar-benar wisata kuliner. Jalan-jalan saya kali ini tidak hanya bertiga tapi bersama teman-teman kantor yang lain dan menggunakan mobil untuk menuju ke sana. Perjalanan sekitar 1 jam, alhamdulillah perjalanan lancar tidak ada macet yang berarti. Dari Jakarta kami beranjak sekitar pukul 08.30 dan sampai di Bogor kira-kira pukul 09.30.
Karena sebagian dari kami belum sarapan, kami memutuskan untuk meluncur ke salah satu toko roti legendaris yang menjadi oleh-oleh wisatawan kalo berkunjung ke Bogor. Roti Unyil Venus. Begitu memasuki toko yang berada di dekat Ekalokasari Plaza kami disambut jajaran nampan berisi tumpukan roti unyil yang terpajang manis di etalase, mmmm sangat menggoda. 



Tak lama kami langsung mengambil "nama antrian" ya "nama" bukan "nomor", karena setiap pelanggan akan dilayani oleh seorang pelayan toko secara khusus, jadi kita akan dilayani oleh pelayanan too yang nama nya tertera pada kartu antrian yang kita terima, lucu ya :D
Okay, beberapa dus berisi roti unyil nan lezat sudah di tangan, bahkan sudah dilahap oleh kami di tempat. Sekedar info, harga roti unyil per piece adalah Rp 1.500,-, cukup murah kan ya, dan yang paling saya sukai adalah toping roti disini melimpah, sehingga setiap varian benar-benar nyata rasanya. Oh ya, tak lupa kami membeli es dawet yang nangkring tepat di toko Venus.
Pamer roti unyil :D

Destinasi kami selanjutnya adalah Momo Milk yang katanya sih lagi nge-hits di Bogor. Kami tidak berkunjung ke barn Momo Milk tapi kami mencari store-nya di Bogor Junction. Jujur saja begitu saya masuk ke arena foodcourt Bogor Junction saya salah fokus, saya malah lebih tertarik pada interiornya yang didesain sangat homey dan menarik.
Food Arena Bogor Junction
Food Arena Bogor Junction

Sebagai orang yang pernah tinggal lama di Jogja, Momo Milk ini mengingatkan saya pada Kalimilk, tapi tetep, saya lebih suka Kalimilk, maaf yaa buat penggemar Momo Milk hehe.
Milkshake Momo Milk
Okay selesai bercengkrama sambil minum susu, destinasi selanjutnya adalah Toge Goreng. Ketika teman saya merekomendasikan Toge Goreng, yang terlintas di pikiran saya adalah gorengan isi toge, apa istimewanya kan? Dan begitu sampai di warung Toge Goreng yang letaknya di seberang Bogor Junction, ternyata saya salah, haha. Toge Goreng adalah makanan khas Bogor yang terdiri dari tahu, bihun, mie kuning, dan pastinya toge dengan takaran melimpah, bahan-bahan tersebut dicampur dengan bumbu kacang dengan rasa yang menurut saya pedas (karna saya gak kuat pedes). Oke, kamus kuliner saya bertambah dan Toge Goreng bukanlah gorengan, haha!
Toge Goreng khas Bogor

Kenyang usai menyantap Toge Goreng, kami cooling down dulu dengan berkeliling kota menjelajah kawasan kuliner di Bogor yaitu di Jalan Ahmad Sobana kalo orang Bogor menyebutnya daerah Bangbarung Raya, salah satu kuliner yang terkenal di kawasan itu adalah Bakso Boboho.

Puas berkeliling kami memutuskan untuk singgah di Kedai Kita, karna saya ngidam pizza kayu bakar-nya, ya boleh dibilang saya adalah penggemar berat pizza kayu bakar di Kedai Kita semenjak pertama kali saya mencicipinya. Kami memutuskan untuk takeaway dan kebetulan saat itu kedai sedang penuh-penuhnya dan deretan waiting list sudah panjang. Sembari menunggu pesanan, kami memanfaatkannya untuk jalan-jalan di cafe-cafe sekitar. Kami pun mampir ke cafe Pia Apple Pie dan Alania Choco Lava. Saya tak akan membahas Pia Apple Pie karna saya telah membahasnya di post sebelumnya.
Giliran Alania Choco Lava, cafe yang masih satu deret dengan Kedai Kita ini menawarkan produk andalannya yang tentu berbahan dasar coklat, yup choco lava. Cake yang sedang ngetrend ini membuat saya tergiur untuk mencobanya. Selain choco lava saya juga membeli Choco sandwich. Tak hanya produk berbahan coklat saja yang dijual di cafe ini, frozen yoghurt dengan berbagai rasa pun turut meramaikan.
Alania Choco Lava cafe
Choco Sandwich
Destinasi makanan berat selanjutnya adalah Mie Aceh (yang sebenarnya tujuan utama kami ke Bogor). Mie Aceh yang akan kami tuju berada di jalan Paledang. Namun sesampainya disana warung tutup, pupus sudah harapan haha. Usai sholat Dzuhur di masjid yang berada tepat di sebalah warung Mie Aceh kami langsung memutuskan untuk move ke destinasi akhir yaitu Ah Poong, Pasar Apung Sentul City. Trip ke Bogor kali ini saya benar-benar tak tau sama sekali mau dibawa kemana saja, benar-benar buta Bogor, beruntung salah satu teman kami pernah tinggal lama di Bogor , dia bagaikan guide kami hari itu haha. Begitu saya googling apa itu Ah Poong sontak saya excited karna tempatnya sangat menarik. Dan benar, sesampainya disana, empat jempol deh buat pengelola Ah Poong.
Begitu masuk kawasan Ah Poong, kita akan disambut taman rindang dengan beberapa patung-patung besar yang menghiasinya, sungguh tempat wisata keluarga yang menyenangkan. Ah Poong ini terdiri dari dua sayap yang dipisahkan oleh jembatan gantung.
Ah Poong Pasar Apung Sentul City
*diambil dari atas jembatan gantung*
Ah Poong ini semacam food court dengan berbagai jenis makanan dan minuman yang bisa bebas kita pilih. Sistem pembayaran makanan di sini menggunakan card yang harus kita top up dulu di counter, jadi sebelum membeli makanan pastikan card di bawah ini sudah dalam genggaman tangan anda dan terisi sejumlah saldo.
inside Ah Poong


Berbagai makanan mulai dari jajananringan hingganmakan berat seperti sop buntut, kwetiauw, nasi goreng, sate, dll ada disini, minuman pun tersaji sangat variatif. Harga makanan berkisar antara 30rb - 70rb per porsi.Suasana yang nyaman, teduh, dan diiringi dengan musik jazz membuat kami betah berlama-lama disini.

Perut sudah terisi kami pun menjelajah area Ah Poong, dan kami beranjak ke taman belakang, ternyata view di belakang tak kalah indahnya dengan view di depan kami tadi. Pengunjung dapat bermain dayung sampan bersama keluarga di sungai buatan ini, cukup dengan biaya sukarela maka kita akan diantar berdayung sampan mengelilingi Ah Poong. Benar-benar tempat wisata dan tempat kuliner yang recommended untuk keluarga. Kalau saya  sudah berkeluarga rasanya ingin sekali bisa mengajak anak-anak ke sini :D
Area belakang Ah Poong


Usai sudah wisata kuliner kami hari ini, hari sudah sore saatnya kembali ke Jakarta.
Tukang Makan :))



Happy weekend, semoga tulisan ini bisa jadi referensi kuliner di Bogor yah, salam!

Travel tips :
# Bawa bekal snack dan minuman selama perjalanan, kalo gak macet gak masalah bisa mampir kemanapun bebas, lah kalo macet?!
# Bawa payung untuk si kota hujan ini
# Biar gak boros, top up card Ah Poong secukupnya, karna kalo diisi banyak, kita punya kecenderungan untuk menghabiskannya *sok ngomong ekonomi :P
# Mumpung di Bogor cobalah kuliner di daerah Bangbarung Raya
# Biar gak kena antrian panjang, kalo mau ke roti unyil Venus mending pagi-pagi kayak kita tadi, sekitar jam 09.30 an, gak terlalu rame
# Kalo mau ke Kedai Kita, hindari jam-jam makan siang apalagi pas weekend, dijamin waiting list, trust me!
# Siapkan destinasi B,C,D,.... kalo tiba-tiba destinasi A batal

Share:

1 comments